Cara Mengatasi Website Lambat Agar Bisa Lancar Kembali

Cara Mengatasi Website Lambat – Ketika anda membuka website, lalu tampilan loading cukup lama saat anda ingin mencari informasi, berita atau hal penting lainnya tentu saja sangat menyebalkan. Karena kendala loading yang cukup lama, pengguna menutup website tersebut dan berpindah pada website lainnya.

Tapi jika dilihat dari sisi pemilik website, hal tersebut sangatlah merugikan. Mengapa dapat merugikan? Perlu diketahui, website yang lambat dapat memberikan pengaruh negatife pada peringkat Search Engine Result Page (SERP). Sehingga kecepatan pada sebuah website dapat menjadi penentu ranking di mesin pencari.

Sekarang ini zamannya sudah canggih, semuanya di lakukan secara online menggunakan jaringan internet. Jadi jangan heran jika apabila keberadaan website semakin terus berkembang pesat. Bahkan saat ini jumlah website semakin berkembang dan tidak berkurang. Sebab webisite saat ini tidak hanya menyajikan informasi melalui tulisan.

Perkembangan teknologi membuat tampilan suatu website semakin cantik dan interaktif. Sehingga dapat membuat pengunjung merasa nyaman dengan tampilannya. Sampai saat ini banyak sekali kegunaan website, seperti website khusus promosi barang ataupun jasa milik seseorang, untuk berdagang secara online, dan sebagainya.

Banyaknya pengguna website tentu saja sangat rentang mengalami kelambatan dalam pengaksesannya. Lambatnya akses pada website memang sangat menganggu pengunjungnya, karena itulah mereka meninggalkan website anda.

Untuk mengatasinya anda bisa simak pembahasan kami dibawah ini. Karena kami akan membahas beberapa tips mengetasi website lambat agar bisa lancar kembali.

Cara Mengatasi Website Lemot

1. Mengurangi plugin

Sekarang ini sedang banyaknya kasus plugin gratis yang membuat anda mengunduh semuanya. Masalah tersebut tentu saja memberikan efek yang tidak baik bagi website anda.

Dengan melakukan penghapusan plugin yang tidak di gunakan, bisa menjadi cara anda untuk mempercepat loading website. Pililah plugin yang tidak memuat banyaknya script, tidak banyak requestan, dan tidak menambah ekstra query pada databasenya.

2. Mengoptimalkan berat gambar

Ketika anda akan mengupload gambar pada sebuah website, sebaiknya perhatikan ukurannya. Pastikan kapasitas ukurannya tidak melebihi 1 MB saja. Jika kapasitas gambar melebihi 1 MB akan menambah berat website dan menjadikan loadingnya semakin lambat.

Jika anda ingin mengecilkan kapasitas ukuran gambar pada website, sekarang ini ada banyak tools untuk melakukan kompres pada gambar. Dengan begitu ukurannya akan lebih kecil dan ringan, tools yang bisa anda gunakan seperti ewww image optimizer, imagify, dan smush.

3. Melakukan plugin caching

Cache atau caching adalah suatu proses penyimpanan data yang bersifat sementara dari website yang berguna untuk mempercepat akses atau loading pada sebuah website. Pada proses pengaksesan pertama biasanya sedikit lama sebab cache yang ada dan belum tersimpan akan berangsur menjadi lebih cepat.

4. Aktifkan gzip compression

Gzip compression berguna untuk mempercepat loading pada website. Hal ini bisa dilakukan tanpa melakukan plugin. Namun anda harus menambahkan barisan kode terlebih dahulu, cara yang paling mudah adalah menggunakan plugin yang telah ada. Apabila sebelumnya telah melakukan pengecilan kapasitas gambar, kali ini gzip dapat berfungsi sebagai kompres pada ukuran file.

5. Mengoptimalkan database website

Pengoptimalan database website dapat menggunakan plugin pada wordpress. Anda bisa menggunakan plugin WP-Optimize, selain dapat digunakan untuk mengoptimasi website anda bisa menggunakannya untuk melakukan compres pada gambar, translate, post revisi, draft post, block komentar spam dan sebagainya.

6. Minify file dan javascript

Manify adalah suatu proses untuk menghilangkan karakter yang tidak digunakan lagi dalam struktur kode. Dengan begitu file yang ada menjadi lebih ringan dan dapat di eksekusi segera mungkin.

Sehingga dapat memberikan dampak pada cepatnya pengaksesan atau loading sebuah website. Anda bisa juga menggunakan plugin autoptimize yang mudah sekali digunakan dan prosesnya tidka membutuhkan waktu lama.

7. Memilih hosting yang cepat

Apabila beberapa cara diatas sudah anda lakukan dan tidak kunjung memberikan hasil yang signifikan. Cobalah untuk melakukan cek ulang pada hosting apakah bermasalah atau tidak. Apabila terdapat kendala dan masalah, maka segera pindahkan semua file dan data website pada penyedia hosting yang terpercaya.

Cara Test Kecepatan Website

Jika anda ingin mengukur kecepatan website, cobalah menggunakan beberapa tools untuk mengetahui seberapa cepat loadingnya. Anda bisa menggunakan Pingdom, webpagetest, GTmetrix dan google pagespeed. Inilah pedoman nilai yang harus dijadikan patokan ketika mengukur kecepatannya.

  • Apabila kecepatan dibawah satu detik, maka dapat masuk ke penilaian sempurna.
  • Apabila kecepataannya antara 1 sampai 3 detik, maka sudah termasuk dalam penilaian rata-rata.
  • Kecepatan pada angka 3 sampai 7 detik, maka penilaiannya masuk pada status rata-rata.
  • Sedangkan jika kecepatan angka di atasnya 7 detik, maka sudah termasuk penilaian jelek.

Demikianlah tips untuk mengatasi website yang lambat. Cara diatas bisa anda lakukan untuk mengatasinya, namun sebelum itu jika anda ingin melakukan cek ulang pada kecepatan website. Gunakanlah tools yang terpercaya seperti beberapa tools diatas. Dengan begitu anda akan mengetahui kecepatan website anda berada di angka berapa.

Order Sekarang !